Perang Melawan Hawa Nafsu /War Against Appetite/2005
Oil on Canvas/120 x 130 cm

Konsep :
Dalam konteks Agama , hingga saat ini, hawa nafsu merupakan musuh yang paling sulit untuk ditaklukan. Dia akan waspada setiap saat untuk mencari celah menghancurkan keimanan manusia, dia terlahir dan terpelihara beserta akal budi dan nurani kemanusiaan. Seperti layaknya vaksin, dibutuhkan untuk menjalankan insting bertahan, namun dijauhkan ketika dia mulai menghancurkan hidup dan masa depan manusia.

Perang adalah alter ego manusia ketika menjadi iblis, menghancurkan umat lain yang berseberangan pendapat, dengan menjadi iblis yang disemai oleh hawa nafsu tergelap manusia.

Bagaimana dengan syahwat? naluri manusia soal yang ini sudah setua umur kaum manusia itu sendiri, terlahir dengan tujuan bereproduksi dan di era sekarang sudah di modifikasi menjadi kebutuhan penunjang hidup manusia.

Masih lekat dengan visual sebelumnya, tema yang diulas Dhani sebenarnya sederhana, terkait secara tematik gambar dengan konten lokal soal perang perjuangan yang diterapkan dalam lukisannya, pejuang kemerdekaan republik Indonesia yang sudah uzur yang sedang membuka surat kabar . Masih ditambah dengan latar belakang suasana medan peperangan, bagi sebuah penyajian gambar, ini adalah sebuah parodi satir yang menancap di benak para penikmat karya Dhani setelah membaca teks yang terletak di bagian atas dan bawah lukisan ini.

Satir, ungkapan yang pedih sebenarnya namun kelam dan dalam ketika didedah secara tekstual. Secara serius, sang seniman mengatakan, pesan ini adalah untuk semua orang yang sedang bertarung melawan hawa nafsu, demi menjadikan diri yang lebih baik .


AddThis Social Bookmark Button

Dhani Santjok | Galeri Dhani di DeviantArt