Saya pada awalnya merasa seperti sedang membaca atau melihat koleksi cover majalah National Geographic. Inilah karya-karya utama dari Kimiko Yoshida, nama sang seniman yang berkebangsaan Jepang yang saat ini menetap di Perancis . Dengan tema yang cukup menarik saya bilang, Wedding Veils.

Karya Kimiko Yoshida, dengan memajang foto dirinya dengan menggunakan kostum, dandanan, make-up pengantin dari berbagai ethnic dan zaman, mencuatkan satu pemahaman penting tentang eksplorasi tubuh saat ini. Banyak rujukan yang mengarah pada suatu hal yang disebut : Anthropological self-fashioning. Lihat bagaimana dia mendandani dirinya dengan kerudung pengantin wanita dari Kenya sampai Afghan. Bagaimana dia mengeksplorasi dan mengimajinasi diri setelah membaca buku-buku sejarah antropologi, jaman pertengahan busana atau make-up pengantin di Papua New Guinea sampai ke Tibet. Saya sendiri terkaget-kaget dengan keberaniannya memvisualkan make-up pengantin dari jaman Mesir Kuno, Nigeria dan khas pengantin wanita suku Berber di Afrika.

Saya pikir kesimpulan pesan dari karyanya cenderung luas, penuh pemahaman mendalam bagaimana lintas bangsa dan identitas ditunjukkan dalam visual karyanya yang saya pikir cukup dahsyat. Mungkin bisa dibilang cenderung menjungkirbalikkan fakta tentang karya seni kontemporer dimana seorang seniman dalam ide berkarya kerap melintas batas melawan sejarah “ke-aku-an” individu berbagai bangsa di dunia. Yang pasti, para pemikir semiotik dan antropolog dimanjakan dengan eksplorasi karya Kimiko ini.

Dan alangkah menarik mendatangkan seniman seperti ini untuk berpameran di Indonesia. All image by Kimiko Yoshida : kimiko.fr

The Blue Kenya Bride with Luo and Turkana Ornaments. Self-portrait, 2005
C-print mounted on aluminium and acryl
120 x 120 cm
Courtesy of the Israel Museum, Jerusalem

The Blue Yoruba Bride, Nigeria. Self-portrait, 2005
C-print mounted on aluminium and acryl
120 x 120 cm
Courtesy of the Israel Museum, Jerusalem

The Baba Bride Behind Her Initiation Mask, Abelam, East Sepik, Papua-New-Guinea. Self-portrait , 2005
C-print mounted on aluminium and acryl
120 x 120 cm
Courtesy of the Israel Museum, Jerusalem

The Amaterasu Bride. Self-portrait, 2005
C-print mounted on aluminium and acryl
120 x 120 cm
Courtesy of the Israel Museum, Jerusalem

The Phoenix Bride, China, XIX th Century. Self-portrait, 2005
C-print mounted on aluminium and acryl
120 x 120 cm
Courtesy of the Israel Museum, Jerusalem