Seniman fotografi yang juga seorang musisi dan aktor. Richard Edson. Beliau saya ketahui adalah founding member dari sebuah band Noise Rock cukup terkenal akan idealisme dan konsistensinya, Sonic Youth. Namun kali ini saya tidak akan membahas musikalitas dan filmography-nya yang udah karatan, tetapi saya tertarik dengan eksplorasi lensa makro dari kamera yang digunakannya untuk menghasilkan karya-karya yang menarik dan unik. Dengan menggunakan objek mainan mini dan ketelatenan tinggi, dirinya menghasilkan karya-karya seni fotografi yang bisa dibilang detail dan fokus.



Richard Edson’s pictures are close-ups of toys, shot with incredible attention to lighting, background, color, context, and focal points (boingboing.net)

Dalam pameran yang diselenggarakan sekitar 2 minggu lalu (14 Maret 2008), karya-karyanya memamerkan foto-foto yang kontekstual. Ketelatenan cahaya, background dan pemfokusan dengan upaya berkali-kali dalam satu objek dalam satu frame tema gambar dan saya pikir, dia sangat fokus. Tak mudah menghasilkan karya seperti ini, kecuali sabar dalam setiap memotret objek mini yang diinginkan sesuai dengan tema yang diusung. Terutama sekali pencahayaan.

Here’s Edson discussing the exhibit:
“When I looked at these simple figures through the macro lens I was impressed by the seeming depth and humanity. It didn’t seem possible, but the more I looked the greater the illusion became. They seem like repositories of secret emotion and feelings. But then the more I thought about it the more sense it made. They were imagined and created and worked on by human beings and something remarkable and human was transferred.” (Blog LA Weekly)

Kalau saya pikir saya bisa berkarya seperti dia (dengan teknik sama) dan dengan objek yang ada, apakah saya bisa konsisten dengan teknis seperti ini ?

Check out this link :
mark weston, LA weekly